Membaca Firman
Yesaya 43:2
Bacaan Setahun:
Yohanes 5 – 8
Merenungkan Firman
Sering kita membaca ayat ini seolah berkata, “Jika aku percaya, aku tidak akan terluka.” Itu kesimpulan yang berbahaya dan salah arah. Alih-alih mengharapkan hidup yang steril dari masalah, Yesaya 43:2 mendorong perspektif baru: Penderitaan bukan tempat Allah absen melainkan ruang Allah paling dekat. Mungkin kamu sedang berjalan di atas arus yang menakutkan: tekanan, kegagalan, rasa ditinggalkan. Mungkin kamu sedang merasakan panasnya api: hubungan yang retak, karier yang runtuh, tubuh yang rapuh. Jangan buru-buru menyimpulkan Tuhan tidak hadir. Alkitab justru berkata: Di situlah Ia paling dekat. Ingat Janji Allah bukan agar kita bisa bebas dari bahaya, tapi bebas dari kehancuran.
Mengaplikasi dan Membagi Rhema Firman