Perasaan itu nyata. Kita bukanlah manusia jika tidak pernah berkecil hati. Bahkan Nabi Elia pernah ingin menyerah (1 Raja-raja 19:4). Namun, yang penting adalah kita tidak membiarkan perasaan putus asa mengendalikan tindakan kita, karena kemungkinan besar kita akan menyerah.
Paulus menyadari bahwa, memiliki tujuan—dan bertekad untuk mencapai tujuan itu—membuat keputusannya untuk terus maju jauh lebih mudah (lihat Filipi 3:14).
-------------------------------------------------------------------
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
-- Galatia 6:9

