Membaca Firman
2 Korintus 9:11-12
Bacaan Setahun:
Filipi 1 – 4
Merenungkan Firman
Di zaman sekarang ini jarang sekali ditemui orang yang murah hati, yaitu orang yang suka memberi, menolong, mengasihi, dan tidak pelit kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan. Pasti berharap adanya timbal balik atau pamrih, bahkan harus dianggap sebagai hutang budi yang harus dibayar kembali. Paulus lewat pertobatannya menghambakan diri kepada Tuhan dan melayani orang-orang yang belum percaya kepada Kristus dengan murah hati.
Allah memperkaya orang percaya agar mereka dapat bermurah hati. Kemurahan hati ini memiliki dua tujuan: memenuhi kebutuhan orang percaya lainnya dan, dengan demikian, meluap menjadi ungkapan syukur kepada Allah. Ayat ini menekankan siklus kemurahan hati Allah kepada kita, kemurahan hati kita kepada sesama, dan pujian serta syukur yang dihasilkannya bagi Allah.
Mengaplikasi dan Membagi Rhema Firman

