Membaca Firman
Lukas 8:15
Bacaan Setahun:
Kejadian 30-32
Merenungkan Firman
Kita sering berasumsi bahwa masalah rohani terletak pada kurangnya pengajaran atau metode penyampaian firman. Lukas justru menggeser fokus ke sesuatu yang lebih tidak nyaman: kualitas hati pendengar. Firman yang sama bisa menghasilkan buah atau gagal total, tergantung apakah ia disimpan dan dipelihara dengan ketekunan. buah tidak lahir dari reaksi sesaat, melainkan dari ketekunan jangka panjang. Iman yang berbuah bukan iman yang spektakuler, tetapi iman yang bertahan dan tetap memegang firman walaupun keadaan membuat emosi kita naik karena tekanan hidup yang berat.
Mengaplikasi dan Membagi Rhema Firman

