Membaca Firman
Yakobus 5:11
Bacaan Setahun:
Hakim-Hakim 19-21
Merenungkan Firman
Surat Yakobus 5:11 mengarahkan perhatian kita pada ketekunan sebagai ukuran kebahagiaan rohani. Yakobus menyebut Ayub sebagai contoh, bukan karena ia bebas dari penderitaan, tetapi karena ia bertahan di dalamnya. Ini menantang asumsi bahwa berkat Allah selalu identik dengan kenyamanan. Justru melalui penderitaan yang tidak segera dijawab, karakter Allah dinyatakan: Tuhan penuh belas kasihan dan rahmat. Ketekunan membuka mata kita untuk melihat akhir yang Tuhan sediakan, bukan hanya luka yang sedang kita rasakan. Ketika kita bertahan dengan iman, kita tidak hanya menunggu perubahan keadaan, tetapi sedang diproses untuk mengenal hati Tuhan lebih dalam. Di sanalah ketekunan menjadi jalan menuju pengenalan akan kasih setia-Nya yang tidak pernah gagal.
Mengaplikasi dan Membagi Rhema Firman

